DPD RI Pantau Kesiapan Pilkada Serentak di Jawa Tengah | Liputan 24 Jawa Tengah
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

DPD RI Pantau Kesiapan Pilkada Serentak di Jawa Tengah

Posted by On 5:10 PM

DPD RI Pantau Kesiapan Pilkada Serentak di Jawa Tengah

Pilkada 2018

DPD RI Pantau Kesiapan Pilkada Serentak di Jawa Tengah

Rapat Kerja dengan KPU Provinsi Jawa Tengah dan para stakeholder, di Gedung KPU Jawa tengah, Senin (25/6/2018).

DPD RI Pantau Kesiapan Pilkada Serentak di Jawa Tengahtribunjateng/m nur hudaMaskot Pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2018

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG â€" Pilkada Serentak 2018 harus dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komite I DPD RI Akhmad Muqowam saat Rapat Kerja dengan KPU Jateng dan para stakeholder, di Gedung KPU Jawa tengah, Senin (25/6/2018).

Pilkada serentak yang akan disele nggarakan pada hari Rabu 27 Juni 2018, menurut Muqowam akan dilaksanakan serentak pada beberapa daerah di Indonesia.

“Pilkada serentak ini berlaku untuk 171 daerah dengan rincian sebanyak 17 provinsi, 115 Kabupaten dan 39 kota. Adapun dasar pelaksanaan Pilkada Serentak yang ketiga ini menggunakan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 1 tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi UU, yang merupakan penyempurnaan dari UU Pilkada sebelumnya,” terangnya.

Muqowam juga menjelaskan bahwa pengawasan yang dilakukan saat Pilkada ini berdasarkan ketentuan Pasal 22C ayat (1) jo. Pasal 22E ayat (2) dan ayat (4) Undang-Undang Dasar Negara RI Tahun 1945 merupakan dasar hukum dari keberadaan dan fungsi DPD RI sebagai salah satu Lembaga Negara yang Anggotanya dipilih setiap provinsi melalui pemilihan umum.

“DPD merupakan representasi daerah dalam memperjuang kan aspirasi dan kepentingan daerah melalui fungsi yang dimilikinya salah satunya adalah fungsi pengawasan,” ujarnya.

Hal lain yang diperhatikan muqowam adalah soal rekapitulasi perhitungan suara.
"Rekap hasil perhitungan juga jadi bagian yang lain dalam penyelenggaraan, saya yakin mekanisme pengawasan sudah baik di kpu dan bawaslu, akan tetapi saya berharap ke depan pemaksimalan teknologi juga harus dilakukan, seperti halnya di Amerika dimana pemilihan suara dilaksanakan sekitar pagi hari lalu hasil pemungutan suaranya sudah bisa diperoleh pada malam hari, hal ini menjadi penting agar tidak ada kecurigaan dari masyarakat terhadap KPU" katanya.

Di kesempatan yang sama hadir pula Anggota DPD RI dapil Jawa Tengah, GKR. Ayu Koes Indriyah, Denty Eka Widi Pratiwi, dan Bambang Sadono.

Bambang Sadono berharap soal money politics harus bisa diatasi dalam pilkada kali ini

"Soal money politics ini selalu mengganggu kualitas setiap pemilihan dan meresahkan masyarakat. Tentu saja hal ini menodai dalam pemilihan yang demokratis," terangnya.

Bambang menambahkan Money politics sulit diusut hingga tuntas. "Saat ini praktek money politic itu dilakukan dengan terang terangan dan tidak pernah ditindak lanjuti hingga tuntas, juga lembaga pengadilan belum bersikap tegas, MK juga tidak memproses jika pelanggaran Money politics tersebut tidak masif dan terstruktur," jelasnya.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: Yasmine Aulia Editor: iswidodo Sumber: Tribun Jateng Ikuti kami di Perjuangan Wanita Hamil Selamat dari KM Sinar Bangun, Sempat Pegangan Tangan, Suami Belum Ditemukan Sumber: Berita Jawa Tengah

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »