GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Wali Kota Tegal Siti Masitha Siap Duduk di Kursi Pesakitan

Wali Kota Tegal Siti Masitha Siap Duduk di Kursi Pesakitan

OTT Wali Kota Tegal Wali Kota Tegal Siti Masitha Siap Duduk di Kursi Pesakitan "Insya Allah dalam waktu dekat ini pelimpahan, saya siap buktikan di persi…

Wali Kota Tegal Siti Masitha Siap Duduk di Kursi Pesakitan

OTT Wali Kota Tegal

Wali Kota Tegal Siti Masitha Siap Duduk di Kursi Pesakitan

"Insya Allah dalam waktu dekat ini pelimpahan, saya siap buktikan di persidangan,"

Wali Kota Tegal Siti Masitha Siap Duduk di Kursi PesakitanTRIBUNNEWS/HERUDINTersangka kasus suap pengelolaan dana dan jasa pelayanan RSUD Kardinah di Kota Tegal tahun anggaran 2017 Siti Mashita Soeparno menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/11). Walikota Tegal nonaktif itu diperiksa sebagai tersangka. TRIBUNNNEWS/HERUDIN

Laporan wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Pengusutan k asus dugaan suap pengelolaan dana jasa pelayanan RSUD Kardinah Kota Tegal tahun 2017 dan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kota Tegal Tahun Anggaran 2017 sudah hampir rampung.

Wali Kota Tegal, Siti Masitha Soeparno sebagai tersangka dalam kasus tersebut mengaku siap duduk di kursi pesakitan ‎Pengadilan Tipikor Semarang.

Baca: Pembebasan Lahan Baru 22 Persen, Jokowi Berharap Pertengahan 2019 Waduk Ciawi Selesai

"‎Pemeriksaan hari ini hanya untuk melengkapi dokumentasi karena saya sudah siap untuk pelimpahan. Insya Allah dalam waktu dekat ini pelimpahan, saya siap buktikan di persidangan," kata Siti, Jumat (15/12/2017) di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Terpisah, Juru Bicara KPK, Febri Diansyah juga membenarkan kasus tersebut akan segera dilimpahkan ke penuntutan.

Baca: Santap Gurame dan Tumis Genjer di Puncak, Ini Nilai Tagihan Makan Siang Jokowi dan Rombongan

"Nanti akan disampaikan kalau sudah pelimpahan. Kalau memang tersangka punya info sanggahan atas apa yang disangkakan kepadanya, silahkan sampaikan saja ke penyidik atau di pengadilan.‎ Kami yakin seluruh bukti yang kami miliki solid dan kuat," kata Febri.

‎Diketahui dalam kasus yang diawali dengan OTT ini, penyidik juga menetapkan Amir Mirza (AMH) dan Wakil Direktur RSUD Kardinah, Cahyo Supriyadi sebagai tersangka.

Baca: Sulitnya Mobil Jokowi Keluar Dari Masjid Harakatul Jannah Bogor

Halaman selanjutnya 12
Penulis: Theresia Felisiani Editor: Adi Suhendi Ikuti kami di Inilah 5 Fakta Mutilasi SPG Cantik di Karawang, Korban Dibunuh karena Terus-terusan Minta Mobil Sumber: Google News | Liputan 24 Tegal

No comments