Tak Takut Diusir, Kini ADHA di Solo Punya Rumah Baru | Liputan 24 Jawa Tengah
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Tak Takut Diusir, Kini ADHA di Solo Punya Rumah Baru

Posted by On 6:17 AM

Tak Takut Diusir, Kini ADHA di Solo Punya Rumah Baru

Rabu 06 Desember 2017, 19:58 WIB Tak Takut Diusir, Kini ADHA di Solo Punya Rumah Baru Bayu Ardi Isnanto - detikNews Tak Takut Diusir, Kini ADHA di Solo Punya Rumah BaruFoto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom Solo - Yunus boleh bernapas lega setelah mendapatkan rumah baru bagi anak-anak asuhnya. Setidaknya, ia tak lagi bingung mencari kontrakan yang baru.
Lima tahun mengurus anak dengan HIV/AIDS (ADHA), Yunus dan kawan-kawan Yayasan Lentera sudah tiga kali berpindah tempat. Penolakan masyarakat menjadi penyebab, mereka sulit menetap di satu tempat.
Seperti saat di Kelurahan Bumi, Laweyan, mereka tak bisa memperpanjang kontrak ru mah. Mereka lalu berpindah ke Kelurahan Kedunglumbu, Pasar Kliwon.
Tepat dua tahun lalu, 6 Desember 2015, mereka diusir dari Kedunglumbu oleh masyarakat. Beruntung mereka mendapatkan rumah singgah sementara di Purwosari, Laweyan.
Hari ini, Rabu (6/12/2017), mereka resmi menempati rumah singgah atau selter khusus ADHA. Peresmian dilakukan oleh perwakilan Kementerian Sosial dan Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo.
"Tepat dua tahun yang lalu kita diusir dari Kedunglumbu. Adanya shelter ini adalah kolaborasi yang tepat dari pemerintah dan swasta," kata Yunus Prasetyo, pimpinan Yayasan Lentera.
Bangunan itu terletak di dalam kompleks Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bhakti, Pucangsawit, Jebres, Solo. Pendiriannya merupakan hasil kerja sama antara pemerintah dengan program tanggung jawab sosial Lottemart.

Kamar untuk ADHA di SoloKamar untuk ADHA di Solo Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom

Untuk sementara, rumah tersebut berkapasitas 20 anak. Rumah dibagi menjadi empat kamar, yakni dua kamar tidur, satu ruang isolasi dan satu kamar untuk bayi. Saat ini terdapat dua bayi yang tinggal di selter tersebut.
"Nanti kalau sudah kita tingkatkan, di situ ada ruang konseling, ruang bermain anak, interaksi sosial, baru namanya rumah singgah," kata Rudy, sapaan wali kota.
Pemilihan lokasi di TMP kawasan Jurug berdasarkan letak yang strategis. Lokasinya di tepi jalan besar akan memudahkan jika terjadi situasi darurat.
Direktur Rehabilitasi Sosial dan Korban Perdagangan Orang Kemensos, Sonny W Manalu, mengajak pemerintah daerah lainnya untuk mencontoh Kota Solo dalam penanganan ADHA. Solo merupakan kota pertama yang memiliki selter ADHA.
"Kita ingin tumbuh Lentera-lentera lainnya. Mereka peduli walaupun itu bukan anak-anaknya. Sehingga ADHA merasa dimanusiakan. Jangan sampai mereka menderita lagi," ujar dia. (bgs/bgs)
Berita Terkait

2 Bulan Lalu Bahrun Naim Masih Komunikasi dengan Keluarga

Tak Punya Ahli Waris, BPR Sinar Baru Perkasa Solo Ditutup OJK

Akan Ada BNN Kota Surakarta Tahun Depan

Pasca Penggerebekan Pabrik PCC, Apotek di Solo Disidak

Sayonara! Sampai Jumpa Lagi, THR Sriwedari...

Ternyata Ronggo, Bos Pabrik Pil PCC Berencana Kabur ke Singapura

Produsen PCC Bidik Pas ar Anak-anak untuk Regenerasi Konsumen Narkoba

Mengintip Isi Pabrik di Solo yang Produksi 50 Ribu Pil PCC Sehari

Baca Juga detikHealth Yayasan Peduli Generasi, Bantu Pengobatan Pasien Kurang Mampu

Yayasan Peduli Generasi, Bantu Pengobatan Pasien Kurang Mampu

detikHealth Kisah Megawati, Dua Kali Sembuh dari Kanker Ibarat Lulus S2

Kisah Megawati, Dua Kali Sembuh dari Kanker Ibarat Lulus S2

detikHot Keluarga Jupe Terus Berusaha Bangun Rumah Singgah dan Musala

Keluarga Jupe Terus Berusaha Bangun Rumah Singgah dan Musala

detikSport DKI Mulai Bangun Venue Jet Ski, Layar, dan Mess Atlet Asian Games di Ancol

DKI Mulai Bangun Venue Jet Ski, Layar, dan Mess Atlet Asian Games di Ancol

detikHot Gelar Pengajian 100 Hari Kepergian Jupe, Keluarga Undang Anak Yatim

Gelar Pengajian 100 Hari Kepergian Jupe, Keluarga Undang Anak Yatim

detikFinance KKP Gencar Berantas Illegal Fishing, Selanjutnya Apa?

KKP Gencar Berantas Illegal Fishin g, Selanjutnya Apa?

detikHealth Rehabilitasi Pecandu Narkoba, Butuh Berapa Lama?

Rehabilitasi Pecandu Narkoba, Butuh Berapa Lama?

News Feed DPR Gelar Paripurna Persetujuan Hakim MK Arief Hidayat Besok

DPR Gelar Paripurna Persetujuan Hakim MK Arief Hidayat Besok

Rabu 06 Desember 2017, 21:06 WIB Kapolri: Ini Negara Bhinneka, Tak Boleh Ada Sweeping Tahun Baru

Kapolri: Ini Negara Bhinneka, Tak Boleh Ada Sweeping Tahun Baru

Rabu 06 Desember 2017, 21:02 WIB Siagakan Pengamanan Natal-Tahun Baru, Polri Waspadai Terorisme

Siagakan Pengamanan Natal-Tahun Baru, Polri Waspadai Terorisme

Rabu 06 Desember 2017, 20:53 WIB Wiranto: Pergantian P   anglima TNI itu Tak Harus Seperti Arisan

Wiranto: Pergantian Panglima TNI itu Tak Harus Seperti Arisan

Rabu 06 Desember 2017, 20:50 WIB KPK akan Bongkar Peran Setya Novanto Terkait e-KTP di Sidang

KPK akan Bongkar Peran Setya Novanto Terkait e-KTP di Sidang

Rabu 06 Desember 2017, 20:45 WIB By retailAds detikcom Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com Back To TopSumber: Google News | Liputan 24 Surakarta

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »