Pengikisan Tanggul Tebing Jembatan Kedungbener Parah | Liputan 24 Jawa Tengah
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Pengikisan Tanggul Tebing Jembatan Kedungbener Parah

Posted by On 4:06 AM

Pengikisan Tanggul Tebing Jembatan Kedungbener Parah

KEBUMEN, KRJOGJA.com - Pengikisan tanah longsor di bagian tanggul tebing Sungai Kedungbener yang longsor di samping Jembatan Sungai Kedungbener Desa Bojongsari Kecamatan Alian Kebumen, pada Senin (04/12/2017) terlihat kian parah dan mengancam keselamatan perkampungan warga dan badan jembatan.

"Perkampungan warga kini hanya berjarak 1 meter di samping bagian tebing yang longsor ini. Yang paling rawan terdampak longsor adalah rumah Saudara Hamid yang berjarak hanya 1 meter di samping selatan jembatan. Di samping itu, kami juga mengkhawatirkan keselamatan badan jembatan yang sangat rawan rusak bila ada serangan arus deras sungai berikutnya," ujar Ketua Rukun Tetangga (RT) di Dukuh Kedungbajul Desa Bojongsari, Kesod, saat ditemui di samping Jembatan Kedungbener, Senin (04/12/2017).

Menurut Kesod sejak longsornya tanggul tebing akibat hantaman arus deras sungai pada akhir Oktober 2017 lalu, belum ada tindakan penanganan guna mengantisipasi kerusakan yang lebih parah yang mengancam keselamatan lingkungan di sekitarnya.

"Bila kini belum bisa diperbaiki secara permanen, paling tidak ada sebuah langkah nyata berupa penanganan darurat seperti pembuatan tanggul karung berisi pasir. Masalahnya, kerusakan tanggul tebing ini sangat terkait dengan keamanan jembatan sebagai fasilitas publik dan juga pemukiman warga di dekatnya," ujar Kesod.

Kabid Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kebumen, Supangat SSos, di kantornya, Senin (04/12/2017), mengungkapkan bahwa kerusakan tanggul tebing sungai di samping Jembatan Sungai Kedungbener tersebut sudah dilaporkannya kepada Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) di Yogyakarta.

"Kami sudah membuat laporan kejadian kepada BBWSSO sebulan yang lalu, namun sampai hari ini belum ada penjelasan tentang rencana perbaikannya," jelas S upangat. (Dwi)

Sumber: Google News | Liputan 24 Kebumen

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »