Pemkot Semarang Gagas Festival Oude Stad di Kawasan Kota Lama | Liputan 24 Jawa Tengah
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Pemkot Semarang Gagas Festival Oude Stad di Kawasan Kota Lama

Posted by On 5:06 PM

Pemkot Semarang Gagas Festival Oude Stad di Kawasan Kota Lama

Pemkot Semarang Gagas Festival Oude Stad di Kawasan Kota Lama

Pemkot Semarang Gagas Festival Oude Stad di Kawasan Kota Lama. Ada kuliner, barang antik dan UMKM, wisata heritage

Pemkot Semarang Gagas Festival Oude Stad di Kawasan Kota Lamatribunjateng/m zainal arifinOUDE STAD - Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu, meninjau persiapan festival Oude Stad di Kota Lama Semarang, Kamis (14/12/2017) malam. Rencananya, festival tersebut akan diresmikan malam tahun baru 2018. (Tribun Jateng/ M Zainal Arifin)

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pengembangan Kota Lama Semarang teru s dikebut agar kawasan peninggalan Belanda tersebut semakin hidup. Yang terbaru, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan menggelar festival Oude Stad yang rutin dilaksanakan akhir pekan.

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryati Rahayu mengatakan, untuk menghidupkan kawasan tersebut diperlukan berbagai event disamping upaya konservasi bangunan yang menjadi cagar budaya.

"Saya ingin Kota Lama lebih hidup lagi. Saat ini sudah ramai tapi hanya itu saja. Saya ingin lebih berwarna dengan berbagai event. Karenanya saya isi dengan festival Oude Stad," kata wanita yang akrab disapa Ita, saat melakukan trial and error Festival Oude Stad Kota Lama Semarang, Kamis (14/12/2017) malam.

Upaya tersebut dilakukan untuk menjadikan kawasan Kota Lama sebagai destinasi wisata unggulan dengan menonjolkan sisi heritage. Sehingga, wisatawan mancanegara akan semakin tertarik untuk datang di samping wisatawan lokal.

Terkait festival Oude Stad, Ita yang juga merupakan Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang itu menjelaskan, akan menjadi event rutin tiap minggunya yang digelar selama tiga hari yaitu Jumat-Minggu. Oude Stad digelar di Jalan Kepodang, Jalan Jalak, dan Jalan Sendowo di Kota Lama.

Oude Stad yang dikerjakan bekerjasama dengan Kadin Kota Semarang, BPR MAA dan dibackup instansi Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP dan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Semarang akan berkonsep out door dengan nuansa eropa tempo dulu.

"Saya lakukan trial and error dulu. Saya tidak mau begitu Oude Stad dilounching, masih banyak kekurangan. Konsep dan persiapan harus matang dulu, jadi tidak asal-asalan saat program sudah jalan," ucapnya.

Dalam penataannya, di area Oude Stad akan dipajang stand UMKM, pameran barang antik, pasar seni, mobil klasik, sampai kuliner. Nuansa Eropa berupa manekin life ditonjolkan agar jalan yang letaknya di bagian dalam Kota Lama tersebut semakin hidup.

Selain itu, di tengah jalan juga akan diberi fasilitas meja dan kursi yang tertata untuk penikmat kuliner layaknya kafe jalanan di Eropa. Karenanya, nantinya akan ada pemberlakuan larangan kendaraan masuk jalan tersebut.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: m zaenal arifin Editor: iswidodo Sumber: Tribun Jateng Ikuti kami di Inilah 5 Fakta Mutilasi SPG Cantik di Karawang, Korban Dibunuh karena Terus-terusan Minta Mobil Sumber: Google News | Liputan 24 Semarang

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »